Minggu, 25 November 2012

MONERA

😊😊Jangan lupa mengisi evaluasinya yang berada di bawah materi ini 😊😊


MONERA

1.   Ciri-ciri/ sifatnya    :
a.     Organisme yang memiliki struktur tubuh sangat sederhana.
b.     Sel tunggal yang bersifat prokariotik.
c.      Organisme uniseluler.
d.     Perkembangbiakan secara aseksual dan seksual.
e.     Memiliki dinding sel.
f.       Hanya memiliki satu kromosom.
g.     Tidak berklorofil.

Monera di bagi menjadi   :

1.   Archaebacteria

Ciri-ciri / sifatnya        :       
-         Hidup pada lingkungan yang ekstrem.
-         Dinding selnya tidak mengandung peptidoglikan.
-         Membran plasma mengandung lipid dengan ikatan eter.
-         Ribosomnya mengandung beberapa jenis RNA Polimerasa.

Berdasarkan tempat hidupnya Archaebacteria di kelompokkan menjadi 3 yaitu :
1.     Metanogen
-         Bersifat anaerobik dan kemosintetik .
-         Membentuk gas metana (CH4) dengan cara mereduksi “ karbondioksida”.
-         Memperoleh makanan dengan membusukkan sisa-sisa. tumbuhan yang mati lalu menghasilkan gas metana.
-         Dalam ekosistem berfungsi sebagaipengurai .
-         Banyak juga yang bersimbiosis pada usus rayap, sapi, herbivora lainya sebagai pengurai selulosa dari dinding sel tumbuhan yang di makannya.
Contohnya :       lachnospira multipara, Ruminococcus albus, succimonas amylolitica, Methanococcus janaschii, Methanophyrus candlery.

Aplikasi pemanfaatan bakteri metanogen adalah untuk pembuatan biogas ( untuk bahan bakar dan pembangkit ) dari kotoran ternak.
2.     Halofil ekstrem ( halofilik )
Hidup pada lingkungan yang berkadar garam tinggi dan bersifat heterotrof. Contohnya adalah Halobacterium, bakteri rhodopsin.

3.     Termofil ekstrem atau Termoasidofilik
Merupakan mikroorganisme kemoautrotrof yang menggunakan H2S sebagai sumber energi. Hidupnya di lingkungan yang panas ( 60o-80oC) dan asam ( PH2-4 ). Contohnya adalah Sulfolobus yang hidup menempati mata air sulfur di yellowstone National Park Amerika Serikat yang bersuhu 105oC.

Peranan Archaebacteria bagi kehidupan manusia :
a.     Enzim dari Archaebacteria di tambahkan ke dalam sabun cuci atau deterjen.
b.     Di gunakan dalam idustri makanan untuk mengubah pati jagung menjadi dektrin ( sejenis karbohidrat ).
c.      Beberapa di gunakan untuk mengatasi pencemaran misalnya tumpahan minyak.

2.   Eubacteria ( bakteri )

Ciri-ciri / sifatnya :
-         Mikroorganisme prokariotik
-         Mikroorganisme bersel satu dan umumnya tidak berkrolofil.
-         Berproduksi dengan membelah diri atau secara seksual dan aseksual.
-         Ada yang memiliki flagel ada yang tidak .
-         Dinding selnya mengandung peptidoglikan dan mukopolisakarida.
-         Hidup di lingkungan sekitar.
-         Dapat membentuk endospora untuk melindungi dirinya.
-         Sel bakteri dapat mengkresikan lendir ke permukaan terluar dinding sel akan membentuk kapsul.
-         Membran sitoplasma meliputi 8-10% dari bobot kering sel dan tersusun atas fosfolipid dan protein.
-         Sitoplasma di kelilingi oleh membran sitoplasma dan tersusun dari 80% asam nukleat, protein,karbohidrat,lemak dan ion anorganik serta kromatoforar.
-         Struktur selnya sangat sederhana.
-         Tersusun atas dinding sel , membran plasma dan sitoplasma.

Berdasarkan struktur poliskarida yang terkandung di dalam dinding sel, bakteri di bedakan menjadi :
1.     Bakteri gram positif
-         Mempunyai peptidoglikan di luar membran plasma dan jika di beri pewarnaan gram akan berwarna ungu.
-         Dinding sel peptidoglikan tebal.
Contohnya adalah : Aktinobakteria, Bakteri asam laktat,Mikrobacteria, Steptokokus,Stafilokokus, Klostridium.
2.     Bakteri gram negatif
-         Memiliki struktur dinding sel yang lebih tipis karena kandungan peptidoglikannya lebih sedikit sehingga bakteri gram negatif lebih rentan terhadap antibiotik seperti streptomisin.
Contohnya adalah : Bakteri ungu, Enterobakteria,Enterobakteria,Vibrio,Rhizobium,Pseudomonad,Azotobacteria,Riketsia,Mixobacteria

Berdasarkan jumlah dan letak flagel bakteri di bedakan menjadi :
1.     Atrik                     :           bakteri yang tidak memiliki flagel.
2.     Monotrik                       :           bakteri yang memiliki satu flagel.
3.     Lofotrik               :           bakteri yang memiliki bulu cambuk        
bergerombol pada salah satu ujungnya.
4.     Amphitrik           :           bakteri yang memiliki bulu cambuk
bergerombol pada kedua ujungnya .
5.     Peritrik                :           bakteri yang memiliki bulu cambuk pada      
 seluruh permukaannya.

Berdasarkan lokasi pembentukan endospora, bakteri di bedakan menjadi :
1.     Spora sentral : pembentukan endospora di tengah-tengah sel.
2.     Spora terminal : jika pembentukan endospora di bagian ujung.
3.     Spora subterminal : jika pembentukan edospora di bagian antara
tengah dan ujung.

Bentuk bakteri
         
1.     Bakteri bentuk bulat ( coccus )
Bakteri berbentuk bulat dapat di bedakan menjadi :
a.     Monokokus       : berbentuk bola tunggal.
b.     Diplokokus         : berbentuk bola yang bergandengan.
c.      Sarcina                : berbentuk bola yangberkelompok empat-
  empat membentuk kubus.
d.     Streptokokus     : berbentuk bola yang berkelompok
  memanjang seperti rantai.
e.     Stafilokokus       : berbentuk bola yang berkoloni seperti buah
   anggur.

2.     Bakteri bentuk batang ( bacillus )
Bakteri berbentuk batang dapat di bedakan menjadi :
a.     Monobasil          : berbentuk satu batang tunggal.
b.     Diplobasil            : berbentuk dua batang yang
   bergandengan.
c.      Steptobasil         : berbentuk batang yang bergandengan
  Seperti rantai.
d.     Kokobasil            : berbentuk batang yang tidak terlalu
   panjang dengan ujung membulat.

3.     Bakteri bentuk spiral
Bakteri berbentuk spiral dapat di bedakan menjadi :
a.     Spiral       : berbentuk seperti spiral.
b.     Vibrio       : berbentuk seperti koma.
c.      Spiroseta            : berbentuk spiral yang dapat bergerak.


Perkembangbiakan bakteri
Secara aseksual melalui pembelahan biner adalah :
            Pembelahan biner di awali dengan melekatnya DNA pada suatu tempat di bagian dalam membran sel. Kemudian, DNA menggandakan diri melalu proses replikasi menjadi dua salinan DNA yang identik. Selanjutnya, membran sel melekuk dan memisahkan sel anak dengan sel iduk. Pembelahan ini di ikuti pembagian sitoplasma, dan akhirnya terbentuk dinding pemisah di antara dua sel anak bakteri. Pembelahan sel selesai setelah terbentuk dinding sel yang sempurna.

Secara seksual melalui kongjugasi adalah :
            Konjugasi adalah terjadinya penggabungan gen antara dua sel.
Pili seks memendek dan mematik sel sehingga saling berdampingan satu untai DNA faktor seks di potong oleh enzim untuk di kirimkan ke bakteri penerima. Protein dari sel pemberi mentransfer potongan untai DNA ( faktor seks ) pada bakteri penerima melalui pili seks. Bakteri pemberi faktor DNA yang telah terpotong, bereplikasi kembali menjadi untai ganda . bakteri penerima enzim membantu mengakhiri tranfer DNA yang kemudian bereplikasi setiap sel sekarang memiliki untai DNA yang sejenis.
Selain melalui peristiwa konjugasi, rekombinasi DNA pada bakteri dapat pula terjadi karena peristiwa transformasi dan tranduksi.

Klasifikasi bakteri

Domain bakteri terbagi menjadi 5 kelompok besar yaitu :

a.   proteobacteria

1.     Bakteri ungu
-         Bersifat fotoautotrof
-         Sebagian besar bakteri ungu bersifat anaerob obligat dan berflagel.
-         Habitatnya pada sedimen kolam, danau dan lapisan lumpur.
Contohnya : Chromatium sp

2.     Proteobacteria kemoautotrof
-         Bersifat autotrof
-         Hidupnya ada yang bebas dan ada yang bersimbiosis.
-         Berperan dalam siklus materi yaitu siklus nitrogen.
Contohnya : Rhizobium leguminosorum yang bersimbiosis pada akar kacang-kacangan.

3.     Proteobakteri kemoheterotrof
-         Bersifat kemoheterotrof karena mendapatkan bahan makanan dari inangnya.
Contohnya : Esherichia coli dan Salmonella typhosa.

b.   Bakteri Gram Positif
        
Pada kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan dan mampu membentuk endospora yang berdinding tebal. Namun terdapat pengecualian yaitu mikroplasma. Contoh spesiesnya adalah Mycoplasma pneumoniae dan Stertomyces sp.

c.   Spiroseta
-         Berbentuk filamen heliks yang tipis
-         Bergerak seperti pembuka tutup botol
-         Bersifat kemoheterotrof
-         Hidupnya bebas dan umumnya bersifat patogen.
Contohnya : Treponema pallidum, Borrelia burgdoferi
d.   Chlamydia
-         Merupakan parasit obligat pada sel hewan.
-         Dinding selnya tidak memiliki peptidoglikan sehingga di msukkan daam kelompok bakteri gram negatif.
Contohnya : Chlamydia trachomalis

e.   Cyanobacteria
-         Di kenal dengan ganggang hijau biru.
-         Bersifat autotrof dan sebagian besar hidup di air tawar.
-         Berkembangbiak dengan pembelahan biner, fragmatasi, pertunasan, dan pembentukan spora.
-         Hidup di tempat lembab,batu,tembok,sawah,laut dan sebagainya .
-         Tidak memiliki membran inti ( prokariotik )
-         Memiliki fikosianin
-         Mampu menghasilkan toksin.
-         Ada yang uniseluler,bentuk koloni dan berbentuk benang.
-         Tubuhnya terdiri dari dinding sel, selubung lendir,membran sel, lamela fotosintetik, DNA dan sitoplasma.
-         Reproduksi

·        Alga biru bersel satu
Contohnya :
-         Chroococcus
Hidup di dasar kolam yan tenang,reproduksi : membelah diri.
-         Gloeocapsa
Dapat mengubah nitrogen bebas menjadi senyawa anorganik.
·        Alga biru berkoloni
Contohnya : Polycystis
-         Reproduksi membelah diri dan fragmentasi koloni.

·        Alga biru berbentuk benang
Contohnya :
1.     Oscillatoria, tubuhnya terdiri dari sel-sel pipih membentuk lapisan tunggal. Reproduksi dengan hormogonium yaitu potongan benang yang terpisah dan menjadi benang baru.
2.     Nostoc commune,reproduksinya dengan hormogonium dan heterokista yaitu sel yang berbeda dari sel tetangganya dan berdinding tebal.
3.     Gloeocapsa, hidup menempel pada batuan, epifit ( menempel pada tumbuhan lain dan tidak merugikan )

Peranannya dalam kehidupan manusia :
            Dapat di manfaatkan sebagai sumber makanan alternatif, dan menambah kesuburan tanah.

Ganggang hijau biru yang merugikan
-         Dapat mengeluarkan racun
-         Dapat menghancurkan tembok dan melapukkan batu-batuan.

Eubacteria di kelompokkan menjadi beberapa kelompok berdasarkan hal-hal berikut :

a.Cara mendapatkan makanan
1.     Bakteri autotrof, bakteri yang membuat makanan sendiri.
-         Fotoautotrof yaitu bakteri yang dapat mensintesa makanannnya sendiri dengan menggunakan sinar matahari.
Contohnya : Bakteri ungu dan bakteri hijau.
-         Kemoautotrof yaitu bakteri yang dapat mensintesa makanannya sendiri menggunakan energi kimia.
Contohnya : bakteri belerang Nitrosomonas, Nitrosococcus, Nitrobacter.
2.     Bakteri heterotrof, bakteri yang tidak dapat membuat makanan sendiri dan membutuhkan mahluk lain.
-         Saprofit, yaitu bakteri yang memperoleh makanannya berasal dari sisa-sisa mahluk hidup yang telah mati.
Contohnya : Escherichia coli
-         Parasit, yaitu bakteri yang makanannya berasal dari mahluk hidup yang di tempelinya.
-         Contohnya : patogen.

b.Cara bakteri bernafas
1.     Bakteri Aerob : bakteri yang pernafasannya membutuhkan oksigen bebas. Contohnya : Nitrosomonas, Nitrobacter.
2.     Bakteri Anaerob : bakteri yang pernafasannya tidak membutuhkan oksigen bebas. Contohnya : Clostridium




c.Berdasarkan kebutuhannya terhadap oksigen
1.     Bakteri obligat aerob: yang hidupnya mutlak membutuhkan oksigen bebas. Contohnya : Nitrosomonas, Nitrobacter, Mycobacterium tuberkulosis.
2.     Bakteri obligat anaerob : yang hidupnya tidak membutuhkan oksigen bebas, kadang mati kalau ada oksigen. Contohnya : Clostridium botulinum, Clostridium tetani.
3.     Bakteri fakulatif : bakteri yang dapat hidup dengan oksigen maupun tanpa oksigen. Contohnya : Eschericia Coli.


PERANAN BAKTERI BAGI KEHIDUPAN MANUSIA

1.     Bakteri yang menguntungkan
a.     Peran bakteri dalam kesuburan tanah
-         Proses penguraian dan pembentukan humus.
-         Daur nitrogen
b.     Peran bakteri dalam idustri fermentasi
-         Acetobacter acetil menghasilkan asam cuka
-         Lactobacilus casei untuk pembuatan minuman yakult
-         Acetobacter xilinum untuk pembuatan nata de coco
c.      Peran bakteri dalam pembuatan antibiotik
-         Bacillus polymyxa menghasilkan olimiksin
-         Bacillus subtilis untuk pembuatan subtilin
-         Streptomyces untuk pembuatan antibiotik streptomisin.
d.     Peran bakteri tebal
-         Eschericia coli yang membantu membusukkan sisa pecernaan makanan dan menghasilkan vitamin K.

2.     Bakteri yang merugikan
-         Micobacterium tuberculosis penyebaab TBC
-         Neisseria gonorhoeae penyebab kencing nanah
-         Triponema palidium penyebab penyakit kelamin atau Sifillis.
Dan sebagainya ....


πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€  Silahkan di Isi untuk Evaluasi tentang Monera πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€
https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSfWoPBepJHFEN1Y6lh2Wc1Lz0paQasnR6mo4yguwXOXxe1Zaw/viewform?usp=sf_link


0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Text Widget

Translate

Pages